Ayo Menyimak.
Simak baik-baik penjelasan berikut.
Simak baik-baik penjelasan berikut.
Suku Minang
Suku Minang adalah kelompok etnis yang terdapat di Provinsi Sumatra Barat. Suku Minang sering disebut sebagai orang Padang atau Urang Awak. Bahasa daerah suku Minang adalah bahasa Minang. Orang Minang gemar berdagang dan merantau ke daerah lain. Legenda Suku Minang yang sangat terkenal adalah “Malin Kundang”.
Ayo simak tanya-jawab dari bacaan tersebut.
Apa yang utamanya dibicarakan oleh paragraf tersebut?
Suku Minang yang terdapat di Provinsi Sumatera Barat.
Dimanakah letak kalimat yang membicarakan hal utama tersebut?
Pada kalimat pertama.
Apa bunyi kalimat tersebut?
“Suku Minang adalah kelompok etnis yang terdapat di Provinsi Sumatera Barat.”
Apa gagasan pokok dari paragraf tersebut?
“Suku Minang adalah kelompok etnis yang terdapat di Provinsi Sumatera Barat.”
Baca kembali dan pahami bacaan beserta tanya-jawab tersebut.
Gagasan pokok adalah ide utama yang dibahas dalam suatu bacaan, dapat berupa kalimat inti.
Ayo Membaca.
Bekerja Sama dalam Keberagaman
Edo dan
kelima temannya mendapat tugas untuk melakukan percobaan tentang bunyi.
Sepulang sekolah, mereka berkumpul di rumahnya. Setiap orang sudah
menyiapkan peralatan yang dibutuhkan. Lani dan Siti membawa beberapa
kaleng yang sudah dilubangi. Udin dan Beni membawa benang kasur. Mereka
berkumpul di halaman depan rumah. Keenam sekawan siap bekerja sama
melakukan percobaan.
Ayo Berlatih.
Ayo Menyimpulkan.
Gagasan pokok berada pada kalimat yang membicarakan hal utama dari sebuah bacaan. Gagasan pokok biasanya terletak di awal kalimat atau di akhir kalimat.
Ayo Membaca.
Ayo baca baik-baik bacaan berikut. Bacaan ini terdapat pada halaman 86-87.
Tong Sampah Gotong Royong
Ada yang berbeda setelah senam pagi pada hari Minggu ini. Warga berkumpul dengan berbagai peralatan dan perlengkapan di lapangan kampung. Beberapa drum kosong, bilah-bilah bambu, karung plastik bekas, dan ember bekas, tersusun di pojok kiri lapangan. Di pojok lain terlihat tumpukan kaleng cat, kuas, wadah cat, dan beberapa peralatan lain. Apa yang akan dikerjakan oleh warga hari ini?
Pagi hari Pak Made dan keluarganya harus melakukan ibadah pagi terlebih dahulu di Pura. Sementara itu, warga bekerja sejak pagi bergotong royong menyiapkan tempat sampah baru. Udin, Siti, dan Edo membantu Pak Ismail dan beberapa warga lain menganyam bilah-bilah bambu menjadi keranjang sampah. Keranjang ini akan menjadi tempat sampah kebun, seperti daun-daun kering, batang, dan buah yang berjatuhan di bawah pohon. Lani memilih untuk membantu warga yang memoleskan cat dasar putih pada ember dan drum bekas. Ada juga warga yang menambal lubang-lubang di karung-karung plastik bekas, agar nantinya bisa dipakai kembali menjadi tempat sampah kering.
Kira-kira pukul 10.00, Pak Made, Dayu dan keluarganya sudah kembali dari kegiatan ibadah. Tong-tong sampah baru siap dihias! Pak Made, Ibu Made, dan Dayu berkeliling membuat pola hiasan di tempat-tempat sampah baru. Lani turut membantu Dayu. Setelahnya, warga bergotong royong mengecat dan memperindah hiasan tempat sampah. Sebelum matahari meninggi, sudah ada 12 tempat sampah baru yang dihasilkan warga secara bergotong royong. Drum bekas, ember bekas, karung plastik, keranjang anyam, sudah berubah menjadi tempat sampah yang cantik.
Ayo Berlatih.
Ayo Menyimpulkan.
Dalam keberagaman, kita harus mampu bekerja sama. Kerja sama merupakan usaha yang dilakukan oleh beberapa orang untuk mencapai tujuan bersama.
Ayo Menyimak.
Simak baik-baik penjelasan berikut.
Dua orang anak melakukan percobaan sebagai berikut.
Ketika anak perempuan membunyikan angklung, anak laki-laki yang ditutup matanya dapat menunjukkan arah angklung yang berbunyi tersebut. Bunyi angklung sampai ke telinga anak yang ditutup matanya. Angklung berperan sebagai sumber bunyi.
Sumber bunyi adalah benda-benda yang menghasilkan bunyi.
Bagaimana bunyi dapat terdengar oleh telinga kita?
Ayo perhatikan bagian-bagian telinga berikut!
Telinga terdiri dari lubang telinga (telinga luar), telinga tengah, dan telinga dalam.
Bunyi sampai pada telinga kita digambarkan oleh video berikut.
Semua bunyi membuat udara bergetar. Getaran bunyi mengenai gendang telinga yang berupa selembar kulit tipis. Saat itulah gendang telingamu juga mulai bergetar. Getaran dari gendang telingamu menjadi lebih besar di telinga tengahmu dan diubah menjadi pesan-pesan listrik di telinga dalammu.
Alur perimaan bunyi adalah sebagai berikut.
Ketika anak perempuan membunyikan angklung, anak laki-laki yang ditutup matanya dapat menunjukkan arah angklung yang berbunyi tersebut. Bunyi angklung sampai ke telinga anak yang ditutup matanya. Angklung berperan sebagai sumber bunyi.
Sumber bunyi adalah benda-benda yang menghasilkan bunyi.
Bagaimana bunyi dapat terdengar oleh telinga kita?
Ayo perhatikan bagian-bagian telinga berikut!
Telinga terdiri dari lubang telinga (telinga luar), telinga tengah, dan telinga dalam.
Bunyi sampai pada telinga kita digambarkan oleh video berikut.
Semua bunyi membuat udara bergetar. Getaran bunyi mengenai gendang telinga yang berupa selembar kulit tipis. Saat itulah gendang telingamu juga mulai bergetar. Getaran dari gendang telingamu menjadi lebih besar di telinga tengahmu dan diubah menjadi pesan-pesan listrik di telinga dalammu.
Alur perimaan bunyi adalah sebagai berikut.
Ayo Berlatih.
Ayo Menyimpulkan.
Bunyi yang masuk ke dalam telinga kita berjalan melalui serangkaian proses. Setelah sampai di otak, barulah kita akan menanggapi apa yang kita dengar.
Ayo Berdiskusi.
Jika ada yang ingin didiskusikan, ketik nama lengkapmu pada kolom "name" dan pertanyaanmu pada kolom "message".
Ayo Periksa.
Ayo periksa nama-nama yang telah mengerjakan. Namamu akan muncul 1 (satu) menit setelah kamu mengerjakan latihan. Ingat ya, tunggu 1 (satu) menit setelah kamu mengerjakan, jangan buru-buru bertanya kepada Pak Guru.
