Ayo menyimak
Tahapan pertumbuhan hewan dari kecil sampai dewasa disebut daur hidup hewan. Pada daur hidupnya ada hewan yang mengalami perubahan bentuk, ada juga yang tidak. Hewan yang mengalami perubahan bentuk tubuh dalam daur hidupnya dikatakan mengalami proses metamorfosis. Proses metamorfosis yang terjadi pada hewan terbagi menjadi dua yaitu metamorposis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna.
Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna mempunyai bentuk tubuh yang sangat berbeda pada setiap tahap hidupnya. Pada saat telur menetas, mengalami metamorfosis tidak sempurna, setelah menetas memiliki bentuk tubuh hewan tidak sama dengan bentuk induknya. Hewan yang bentuk tubuh yang mirip dengan induknya.
Perhatikanlah beberapa daur hidup hewan-hewan berikut ini!
Daur Hidup Katak
Katak berkembang biak dengan cara bertelur di dalam air. Telur-telur itu akan menetas setelah kurang lebih 10 hari. Telur itu menetas menjadi berudu yang hidup di air. Oleh karenanya, berudu memiliki insang, alat pernapasan untuk bernapas di dalam air, seperti pada ikan. Tiga minggu kemudian, insang pada katak akan tertutup oleh kulitnya, kemudian tumbuhlah kaki belakang. Pada usia 8 minggu, berudu berkaki berubah menjadi katak yang berekor. Ekor itu kemudian akan memendek dan ia bernapas dengan paru-paru. Setelah pertumbuhan anggota tubuhnya sempurna, katak akan berubah menjadi katak dewasa.
Daur Hidup Kecoa
Kecoa merupakan salah satu serangga yang juga berkembang biak dengan cara bertelur. Setelah beberapa lama, telur kecoa akan berubah menjadi kecoa muda yang disebut nimfa. Bentuk nimfa mirip dengan kecoa dewasa, hanya warna kulitnya yang berbeda. Nimfa beberapa kali mengalami pergantian kulit sampai ia menjadi kecoa dewasa.

Daur Hidup Capung
Capung juga merupakan serangga yang berkembang biak dengan cara bertelur. Sama dengan kecoa, ketika telur capung menetas ia menjadi capung muda yang disebut nimfa. Setelah kurang lebih mengalami pergantian kulit sebanyak sepuluh kali, capung berubah menjadi capung dewasa.

Daur Hidup Nyamuk
Nyamuk juga termasuk jenis serangga yang berkembang biak dengan cara bertelur di permukaan air. Ketika telur menetas, ia berubah menjadi jentik-jentik atau tempayak. Tempayak ini akan hidup dan mendapatkan makanannya dari air yang ia tinggali. Setelah cukup umur, tempayak ini berubah menjadi pupa. Setelah beberapa berubah menjadi nyamuk muda dan dewasa tidak hidup di air. Ia bertelur. waktu, pupa akan hingga nyamuk dewasa. Nyamuk muda akan kembali ke air ketika hendak bertelur.

Hewan yang mengalami metamorfosis sempurna mempunyai bentuk tubuh yang sangat berbeda pada setiap tahap hidupnya. Pada saat telur menetas, mengalami metamorfosis tidak sempurna, setelah menetas memiliki bentuk tubuh hewan tidak sama dengan bentuk induknya. Hewan yang bentuk tubuh yang mirip dengan induknya.
Perhatikanlah beberapa daur hidup hewan-hewan berikut ini!
Daur Hidup Katak
Katak berkembang biak dengan cara bertelur di dalam air. Telur-telur itu akan menetas setelah kurang lebih 10 hari. Telur itu menetas menjadi berudu yang hidup di air. Oleh karenanya, berudu memiliki insang, alat pernapasan untuk bernapas di dalam air, seperti pada ikan. Tiga minggu kemudian, insang pada katak akan tertutup oleh kulitnya, kemudian tumbuhlah kaki belakang. Pada usia 8 minggu, berudu berkaki berubah menjadi katak yang berekor. Ekor itu kemudian akan memendek dan ia bernapas dengan paru-paru. Setelah pertumbuhan anggota tubuhnya sempurna, katak akan berubah menjadi katak dewasa.

Daur Hidup Kecoa
Kecoa merupakan salah satu serangga yang juga berkembang biak dengan cara bertelur. Setelah beberapa lama, telur kecoa akan berubah menjadi kecoa muda yang disebut nimfa. Bentuk nimfa mirip dengan kecoa dewasa, hanya warna kulitnya yang berbeda. Nimfa beberapa kali mengalami pergantian kulit sampai ia menjadi kecoa dewasa.

Daur Hidup Capung
Capung juga merupakan serangga yang berkembang biak dengan cara bertelur. Sama dengan kecoa, ketika telur capung menetas ia menjadi capung muda yang disebut nimfa. Setelah kurang lebih mengalami pergantian kulit sebanyak sepuluh kali, capung berubah menjadi capung dewasa.

Daur Hidup Nyamuk
Nyamuk juga termasuk jenis serangga yang berkembang biak dengan cara bertelur di permukaan air. Ketika telur menetas, ia berubah menjadi jentik-jentik atau tempayak. Tempayak ini akan hidup dan mendapatkan makanannya dari air yang ia tinggali. Setelah cukup umur, tempayak ini berubah menjadi pupa. Setelah beberapa berubah menjadi nyamuk muda dan dewasa tidak hidup di air. Ia bertelur. waktu, pupa akan hingga nyamuk dewasa. Nyamuk muda akan kembali ke air ketika hendak bertelur.

Ayo berlatih
Ayo menyimpulkan
Hewan ada yang bermetamorfosis sempurna ada yang tidak. Hewan bermetamorfosis ada yang yang mermetamorfosis sempurna dan ada yang bermetamorfosis tidak sempurna. Katak maupun nyamuk mengalami perubahan bentuk yang berbeda dengan bentuk dewasanya selama melakukan metamorfosis. Kecoa maupun capung memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan bentuk dewasanya selama melakukan metamorfosis.
Ayo menyimak
Manfaat Makhluk Hidup di Sekitar Kita
Makhluk hidup terdiri atas tumbuhan, hewan, dan manusia. Manusia memerlukan tumbuhan dan hewan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hewan dan tumbuhan dikelola manusia sedemikian rupa sehingga memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.
Tumbuhan dan hewan merupakan sumber daya alam hayati. Keberadaannya akan terus-menerus ada sepanjang tidak terjadi peristiwa yang membuat punah. Tumbuhan membantu lingkungan untuk menyediakan oksigen dan menahan air hujan agar tidak terjadi erosi. Tumbuhan juga berfungsi sebagai pelindung tanah-tanah yang miring agar tidak mudah longsor. Tumbuhan juga bermanfaat untuk menyerap karbon dioksida yang dikeluarkan manusia dan hewan lainnya untuk dimanfaatkan dalam proses fotosintesis.
Apakah manfaat hewan bagi lingkungan sekitarnya? Hewan pengurai berfungsi untuk menguraikan sisa makanan menjadi zat makanan yang dapat diserap oleh tumbuhan sebagai zat hara. Dalam mata rantai makanan, hewan bermanfaat untuk menjaga keseimbangan alam.
Tumbuhan dan hewan sebagai sumber daya hayati memiliki manfaat yang banyak bagi kehidupan manusia. Beberapa manfaat tersebut sebagai berikut.
1. Sumber bahan pangan
Hewan yang merupakan sumber makanan manusia antara lain sapi, ayam, udang, dan ikan. Sedangkan tumbuhan yang menjadi sumber makanan antara lain sayuran, buah-buahan, dan palawija seperti padi, kedelai, dan jagung.
2. Bahan sandang atau pakaian
Bahan pakaian yang digunakan manusia berasal dari serat tumbuhan dan hewan. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan seratnya adalah kapas. Sedangkan contoh hewan yang dimanfaatkan seratnya adalah ulat sutra dan domba. Serat-serat ini diolah menjadi benang yang kemudian dipintal dan ditenun menjadi kain.
3. Peralatan rumah tangga
Banyak perabot rumah tangga terbuat dari kayu yang berasal dari tumbuhan keras. Beberapa contohnya adalah kayu dari pohon jati, cendana, mahoni, dan pinus.
4. Produk kesehatan
Tumbuhan dan hewan dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan. Berbagai tanaman obat seperti kunyit, jahe, temulawak, dan kumis kucing dimanfaatkan sebagai obat. Beberapa jenis hewan juga dimanfaatkan untuk obat-obatan seperti kadal, kelelawar, dan cacing.
Tumbuhan dan hewan dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan. Berbagai tanaman obat seperti kunyit, jahe, temulawak, dan kumis kucing dimanfaatkan sebagai obat. Beberapa jenis hewan juga dimanfaatkan untuk obat-obatan seperti kadal, kelelawar, dan cacing.
Ayo berlatih
Ayo menyimpulkan
Hewan dan tumbuhan adalah sumber daya alam hayati yang penting bagi kehidupan manusia dan lingkungan sekitar.
Ayo Periksa
Ayo periksa nama-nama yang telah mengerjakan. Namamu akan muncul 1 (satu) menit setelah kamu mengerjakan latihan.